Hallo
sobat-sobat ku yang gemar mencari informasi. Bagaimana kabar kalian sobat? Saya
harap kabar kalian selalu baik dan jauh dari segala penyakit, amiin. Kali ini
saya sebagai penulis akan membahas mengenai susunan makalah yang baik dan benar
beserta contohnya.
Sudah kah
sobat tau, bagaimana susunan makalah yang baik dan benar? Dan seperti apa contohnya?
Mungkin dari sobat semua ada yang mengerti namun belum semua atau hanya sedikit
mengerti atau bahkan ada yang masih bingung susunan makalah yang dan benar itu
seperti apa.
Nah, tidak
perlu bingung sobat. Mari kita kupas tuntas biar sobat-sobat semua paham dan
tidak bingung lagi.
Susunan Makalah
Makalah
disusun berdasarkan beberapa struktur. Secara umum, struktur tersebut di
antaranya adalah:
1. Halaman muka
Halaman muka
atau cover berisikan judul makalah, logo instansi atau lembaga tempat
makalah itu dibuat, nama penulisnya, tempat pembuatan makalah, dan bulan serta
tahun pembuatannya. Fungsi dari halaman muka ini ialah sebagai perwajahan dari
makalah. Jadi, pembaca bisa mengetahui topik yang dibahas, lembaga apa yang
menerbitkan, siapa penulisnya, dan di mana dan kapan makalah itu dibuat.
Berikut ini adalah contoh cover makalah dari sebuah laporan praktikum mengenai penentuan bobot jenis fakultas farmasi dan kesehatan.
Kata
pengantar merupakan bagian yang berisikan kendala yang dihadapi penulis dalam
menulis makalah dan ungkapan terima kasih kepada pihak-pihak yang telah
membantunya menyelesaikan makalah tersebut. Bagian ini bisa dikatakan bagian ramah-tamah
penulis sebelum masuk ke pokok pembahasan makalah.
Berikut adalah contoh kata pengatar yang bisa digunakan dalam membuat sebuah makalah dengan berbagai studi.
3. Daftar isi
Daftar isi
berisikan poin-poin yang terdapat di dalam makalah. Fungsi dari daftar isi
ialah untuk memudahkan pembaca mencari poin penting yang ingin dibaca.
Berikut adalah contoh penulisan daftar isi yang baik dan benar dimana terdapat judul, point-point pembahasan dalam makalah dan halamannya.
4. Bagian
pendahuluan
Bagian pendahuluan
atau umumnya dikenal dengan “Bab 1” merupakan salah satu dari tiga bagian
penting dalam sebuah karya ilmiah. Pendahuluan berisikan latar belakang
pembuatan makalah, permasalahan yang diangkat, tujuan penulisan makalah, teori
yang digunakan, dan sistematika penulisan makalah tersebut.
Bagian pendahuluan
ini penting karena pada bagian ini menjelaskan latar belakang mengapa penulis
memilih topik permasalahan sebagai pembahasan dan tujuan dia menuliskan makalah
tersebut.Bila tidak dijelaskan, makalah tersebut dapat dianggap sebagai sebuah
tulisan asal-asalan yang tidak memiliki tujuan jelas. Jadi, kalau kamu ingin
tahu seberapa penting topik permasalahan yang diangkat dalam suatu makalah maka
kamu harus membaca bagian pendahuluannya.
Berikut adalah contoh pendahuluan makalah bobot jenis fakultas farmasi dan kesehatan.
5. Bagian isi
dan pembahasan
Lalu, bagian
penting kedua ialah bagian isi dan pembahasan. Pada bagian ini terdapat isi dan
pembahasan dari topik permasalahan yang diangkat oleh penulis. Kamu akan
mendapati langkah-langkah pembedahan masalah yang dilakukan penulis makalah
dalam bagian ini. Biasanya, bagian ini ditulis dalam satu bab dan terkadang
bisa lebih bergantung seberapa pelik permasalahan yang diangkat.
Berikut adalah contoh penulisan isi dan pembahasan makalah. Pada bagian ini lebih menekankan pembahasan mengenai masalah-masalah yang ada di rumusan masalahnya.
Bagian penting ketiga ialah bagian kesimpulan. Bagian tersebut berisikan kesimpulan penelitian dari makalah. Dalam bagian kesimpulan, kamu akan mendapati apa hasil dari penelitian yang dilakukan penulis dalam makalahnya.
Berikut adalah contoh kesimpulan dan saran sebuah makalah.
7. Daftar Pustaka
Setelah tiga
bagian penting tersebut, struktur umum makalah selanjutnya ialah daftar pustaka.
Bagian ini berisikan berbagai referensi yang digunakan oleh pembuat makalah
untuk menganalisis atau mengupas topik permasalahn. Referensi itu bisa berasal
dari buku, majalah, website, laporan, wawancara, dan lain sebagainya.
Bagian ini wajib ada dalam makalah untuk menunjukkan sisi objektifitas dari
makalah tersebut. Dengan kata lain, daftar pustaka itu memperlihatkan bahwa
penulis membahas topik permasalahan menggunakan sudut pandang objektif dan
bukan dari sisi subjektifitasnya karena menggunakan berbagai referensi
pendukung.
Berikut adalah contoh penulisan daftar pustaka yang baik dan benar.
8. Lampiran
Bagian
struktur terakhir makalah ialah lampiran. Pada bagian lampiran berisikan
data-data pendukung makalah. Data pendukung itu meliputi bukti foto penelitian
lapangan, cuplikan sumber data, bentuk kuesioner untuk survei lapangan, dan
lain sebagainya. Bagian ini bisa ada dan juga tidak. Hal itu bergantung
seberapa perlu data pendukung dimasukkan dalam makalah.
Sekian
pembahasannya sobat, semoga artikel ini bisa bermanfaat bagi sobat-sobat yang
membaca dan sobat mampu mengerti dan memahami mengenai makalah itu sendiri
setalah membaca makalah ini.
Jika
sobat-sobat belum paham dan mengerti silahkan dibaca berulang-ulang ya sobat.
Jangan malas
membaca sobat, semakin banyak membaca maka semakin banyak pula ilmu yang kita
dapat.
Terima kasih
sobat ku yang setia.
0 comments:
Post a Comment